Friday, 14 December 2012

Detective Conan Special-Ran Kidnapped By Men In Black

Title                           :Detective Conan Special- Ran kidnapped by Men In Black!
Created by         :Karinaa Dewi(Khariend Seveny on facebok)
Original story              :©Aoyama Gosho
Rate                   :T (Teen)
Main Character :Edogawa Conan/Kudou Shinichi, Mouri Ran, Suzuki Sonoko, Mouri Kogorou, Kisaki Eri, Hiroshi Agasa, etc.


Siang di hari Minggu. Conan tengah membaca komik sambil meminum jus jeruk. Sementara Kogoro asyik menonton penampilan Okino Yoko di televisi. Ran membuka pintu.
“tadaima(aku pulang)”kata Ran.


“okaerinasai, Ran nee-chan (selamat datang,Kak Ran)”kata Conan.
“dengar! Dengar! Di depan Stasiun Beika, ada sebuah restoran Prancis yang sangat unik! Karena grand opening, katanya harga menu jadi sangat murah. Ayo kita coba ke sana!”kata Ran sambil menunjukkan sebuah brosur.
“kau selalu saja begitu! Malas ah”jawab Kogoro.
“tapi ayah…”
“tapi apa?”tanya Kogoro cuek.
“katanya banyak artis yang diam-diam datang kesana! Makanya aku mau mengajak kalian kesana!”bujuk Ran.
“baiklah! Nanti malam kita akan kesana!!”Kogoro tiba-tiba bersemangat.
‘dasar paman ini..’batin Conan.

♪♪~~♪♪

Malamnya, Ran, Conan dan Kogoro datang ke restoran yang dimaksud oleh Ran.ternyata memang sudah cukup ramai disana. Untungnya mereka masih mendapat tempat. Suasana di restoran itu sangat nyaman dengan dekorasi yang mewah dan alunan music biola yang merdu.
“aku jadi ingat seseorang deh”kata Ran.
“eeh?”tanya Conan.
“paling-paling maniak misteri itu kan?”tanya Kogoro.
“ehehehe..”Ran hanya tertawa.
Menu pembuka datang. Saat mereka baru akan menikmati makanan, ternyata Sonoko datang.
“lho? Ran?”tanya Sonoko.
“ehh? Sonoko? Kamu datang sendirian?”tanya Ran.
“begitulah. Tadinya aku mau mengajak kamu. Tapi kutelpon tidak diangkat. Huh”keluh Sonoko.
“maaf Sonoko. Ayo bergabung dengan kami”kata Ran.
Mereka berempat pun menikmati makan malam dengan santai. Setelah menikmati makan malam di Restoran itu, mereka memutuskan untuk pulang. Sonoko bercerita panjang lebar tentang Makoto. Conan dan Kogoro menutup telinga. Pusing mendengar omelan Nona Milyaner itu.
“ah! Aku lupa! Stok jus dan bir ayah habis! Aku akan membelinya sebentar di toko seberang. Tunggu ya!”kata Ran.
Conan, Kogoro dan Sonoko menunggu Ran yang tengah berbelanja. Tak lama, Ran keluar. Namun, ketika Ran hendak menyebrang. Sebuah mobil tiba-tiba berhenti di depan Ran. Seorang pria berbaju hitam keluar. Ia mencoba menangkap Ran. Namun, Ran menendangnya. Tapi ternyata ia disekap dari belakang dan diberi bius. Ran pingsan dan dibawa ke mobil tersebut. Mobil itu segera melaju dengan kencang tanpa memperdulikan rambu-rambu lalu lintas.
“RAAAANNNNNNN!!!!!”teriak Kogoro dan Sonoko.
Conan segera berlari mengejar mobil itu. Namun tak sempat. Mobil itu sudah terlalu jauh. Conan memukul tanah dengan tangannya sekuat tenaga karena marah.
“siaaaalll!”kata Conan.
Kogoro dan Sonoko menghampiri Conan yang berdiri di pinggir lampu penyebrangan. Keduanya tersengal karena berlari.
“dimana Ran?!”tanya Kogoro. Conan menggeleng.
Tiba-tiba, ponsel Conan berbunyi.
“i.. ini dari ponsel Kak Ran!”kata Conan.
“apa yang kau tunggu?! Cepat angkat!”kata Sonoko.
“halo?”kata Conan.
“hmph. Ternyata hanya anak-anak. Pasti kau adiknya. Ternyata nona ini sangat sayang pada adiknya hingga ia sering sekali menelponmu”terdengar suara yang disamarkan.
“dimana Kak Ran?!”tanya Conan.
“ups. Jangan marah-marah bocah. Katakan pada ayahmu, jika ingin kakakmu ini selamat, pergi ke rumah dimana cumi-cumi belajar alfabet  dan bawa 100 juta yen. Kutunggu sampai jam 12 malam. Dan jangan coba-coba lapor polisi. Jika kau melapor, maka kakakmu akan tewas.” Dan piip. Telepon diputus.
“halo?! Halo?!”kata Conan.
“Raaaaannnn…”tangis Sonoko.
“aku akan menelpo inspektur Megure!”kata Kogoro.
“jangan paman!”kata Conan.
“apa maksudmu?! Ran dalam bahaya!”kata Kogoro.
“sepertinya penculik itu mengawasi kita!”kata Conan.
‘sial! Sekarang sudah pukul 22.00 . waktunya hanya 2 jam! Rumah dimana cumi-cumi belajar alfabet?! Apa maksudnya?!’batin Conan.
“aku akan mencari Ran!”kata Conan kemudian berlari.
“he..hei!!!!!”
Conan berlari menuju Beika Tower agar bisa melihat seisi kota. Mencari tempat yang dimaksud pelaku. Berbagai pertanyaan terbesit di fikiran Conan. ‘kenapa mereka menculik Ran?’ ‘kenapa mereka tak langsung saja member tahu tempat transaksi mereka? Bukankah jika memakai kode akan sulit mencari tempat yang dimaksud?’. Tiba-tiba Conan berhenti. Ia teringat. Penculik memakai baju hitam. Jangan-jangan…… Organisasi Hitam?!
Orang-orang yang berada di dekatnya memperhatikan Conan yang bercucuran keringat. Mata Conan menyapu seisi kota dengan teleskop. Ada sebuah papan iklan wine yang sangat besar. ‘AB Wine’. Tiba-tiba Conan tersenyum.
‘aku mengerti tempat yang kau maksud’batin Conan kemudian berlari.
Sepuluh menit kemudian, ia berada di depan hotel Beika. Ponselnya berdering kembali.
“bagus,bocah jenius. Kau tau tempat yang kami maksud”kata suara penculik itu.
“ya. mudah untuk kuketahui. Rumah dimana cumi-cumi belajar alphabet. Cumi-cumi dalam bahasa Jepang yaitu Ika. Dan alphabet yang kau maksud adalah B yang diucapkan Be. Jadi jika digabung akan menjadi BeIka. Lalu, rumah yang kau maksud adalah hotel. Jadi, jika semuanya digabung akan menjadi Hotel Beika! Sekarang katakan, dimana Kak Ran?!”kata Conan dengan nafas tersengal-sengal.
“ups. Kami tak disana”kata penculik itu.
“apa?! Apa maksudmu?!”
“pergilah ke tempat yang hanya disebrangi 1 semut dengan gerobak” dan pip. Telepon dimatikan lagi.
‘sial! Apa mau mereka sebetulnya?!’batin Conan. Ia mulai berfikir. Sebrang? 1 semut? Gerobak? Ah! Conan kembali tersenyum dan berlari. Jam sudah menunjukkan pukul 23.34. tak sampai setengah jam lagi. Conan mempercepat ayunan langkah kakinya. Dan ia berdiri di depan restoran Prancis tadi.
Ponsel Conan kembali bordering.
“luar biasa! Kau langsung tahu tempatnya”kata penculik itu.
“dimana Kak Ran?!”gertak Conan.
“tenang bocah, ayo jelaskan dulu arti kode kami dan buat kami terhibur”kata penculik itu.
“katakan dimana Kak Ran!”Conan mulai kehabisan kesabaran.
“jika kau tak menuruti kami. Katakan selamat tinggal pada kakakmu”kata penculik itu.
“baik! Gerobak yang kau maksud adalah kereta. Sedangkan sebrang yang dalam bahasa inggris cross dan semut  yang dalam bahasa inggris ant jika kau menggabungkan semuanya maka akan jadi cross1ant atau crossiant! Roti khas perancis! Dan toko yang menjual crossiant yang berhubungan dengan kereta hanyalah restoran yang baru dibuka ini. Sekarang katakan dimana Kak Ran!”kata Conan.
“pergilah ke rumah Kudou Shinichi”dan pip. Telepon lagi-lagi diputus.
Conan tersentak. Jangan-jangan.. benarkah mereka sudah mengetahui identitas Conan yang sebenarnya?! Jika benar, maka Ran dalam bahaya! Conan berlari sekuat tenaga. ‘sial. Tak ada alat apapun yang bisa ia jadikan senjata.’batin Conan. Sepatu penguat tendangannya ia tinggal di rumah Ran karena ia memakai pakaian formal saat ke restoran dan jam bius-nya sedang diperbaiki Prof.Agasa.
‘Kak Subaru kemana?! Apa dia..’Conan mulai membatin ketika rumahnya sangat gelap gulita.
Conan berjalan dengan sangat waspada menelusuri seisi rumah.. ruang tamu,kosong. Kamar-kamar,kosong. Dan ketika ia membuka pintu ruang perpustakaan. Terdapat Ran yang diikat diletakkan di tengah ruangan. Conan segera berlari menghampiri Ran. Tiba-tiba, pintu tertutup.
“keluarlah!”kata Conan.
Seorang pria berbaju hitam muncul dari balik pintu sambil tersenyum sinis. Conan menatapnya.
“selamat datang..”katanya.
“apa mau kalian?!”kata Conan.
“kami hanya menginginkan kau”kata pria itu.
“kami?”tanya Conan.
“ya! wanita ini hanyalah umpan.. bersiaplah untuk mati anak nakal!”kata pria itu sambil menodongkan pistol ke arah Conan.
“apa maumu sebenarnya?”tanya Conan.
Pria itu mendekati Conan dan Ran. Ia membuka selotip yang menutupi mulut Ran. Conan waspada.
“nona. Apa kau mau mengatakan kata-kata terakhirmu pada adikmu ini? Sebelum jam menunjukkan 12 malam. Hm,sekarang sudah 23.59. kuberi waktu satu menit untuk kalian.”kata pria itu sambil tersenyum licik sambil men
“Co..Conan-kun..”lirih Ran.
“Kak Ran?! Kakak baik-baik saja?”tanya Conan.
Ran mengangguk.
“Conan-kun… apa yang akan kita lakukan? Apa kau bisa melepas ikatan di tanganku? Supaya aku bisa menghajar laki-laki itu?”bisik Ran.
“jangan. Dia membawa pistol dan penculik itu tidak hanya satu orang”kata Conan.
‘siaaalll! Apa yang harus kulakukan?!’batin Conan.
“10…9..8…7..6…5..4..3..2..1..”penculik itu mulai menghitung mundur.
“tunggu!!!!!!”teriak Conan.
“waktu habis”dan
DOOOOOORRR!!!!!
Letusan pistol itu membentuk kilauan-kilauan bercahaya yang memenuhi seisi perpustakaan. Setelah itu, lampu menyala.
“Selamaat ulang tahun Conaaaannn!!!”
Conan terkejut ketika melihat Ayumi yang membawa sebuah cake besar, Genta, Mitsuhiko, Ai, Prof.Agasa, Sonoko, Kogoro, Subaru, dan Ayahnya!
“eeehh??? Apa maksudnya??”tanya Conan.
Sonoko melepas ikatan tangan Ran lalu tersenyum. Barulah Conan menyadari yang sebenarnya.
“Conan-kun. Selamat ulang tahun”kata Kudo Yusaku.
“ayah?! Eh. Pa..Paman Yusaku?”tanya Conan.
Pria berbaju  hitam itu membuka topengnya dan melepas wig di rambutnya. Dan orang itu tak lain adalah Kudo Yukiko alias Ibu Shinichi!
“selamat ulang tahun,Conan-kun”kata Yukiko saambil memakaikan topi kerucut ke kepala Conan.
“eh.. Bibi Yukiko?!”tanya Conan kaget.
“Tante Yukiko-lah yang merancang semua ini. Dia ingin merayakan ulang tahunmu di rumah Shinichi dengan cara yang unik ini. Tapi Conan hebat ya, bisa memecahkan kode itu secepat kilat!”kata Ran.
“apa-apaan ini?! Aku hampir mati gara-gara panik!”kata Conan kesal.
“jangan marah dong Conan-kun. Ini kan khusus di hari ulang tahunmu. Hehehe”kata Professor Agasa.
“sudah jangan marah-marah ya,Conan-kun”kata Subaru sambil tersenyum.
“O Tanjoubi Omodetou Conaaannn!!!”semuanya meniup terompet.
Conan tersenyum. Bagaimanapun ia bersyukur sebab ran tak benar-benar diculik dan lebih bersyukur lagi karena banyak orang baik berada di dekatnya. Membuat Conan semakin ingin melindungi mereka semua.
“ayo Conan-kun! Buat permintaan!”kata Ayumi.
“aku tak mau meniup lilin! Aku bukan anak-anak!”kata Conan.
“apa yang kau katakan? Kau kan masih anak-anak!”kata Sonoko.
“ehehehehe.”Conan pun meniup lilin di kue yang besar itu.
“apa permintaanmu Conan?”tanya Genta.
“aku tahu! Pasti kau berharap bisa terus bersama Kak Ran  kan?”tebak Mitsuhiko.
“aku tak meminta apa-apa!”kata Conan. Wajahnya memerah.
“sepertinya kau harus minta izin dari Shinichi dulu”kata Ran sambil memeluk Conan.
Semuanya tertawa. Mereka mengadakan pesta yang sangat menyenangkan.
“ohya. Ngomong-ngomong, kenapa ibu dari Shinichi yang kalian bicarakan itu merayakan ulang tahun Conan?”tanya Subaru.
“aah! Itu karena Conan-chan adalah anak dari sepupu laki-laki kakakya kakak perempuan dari bibi kakeknya kakekku”kata Yukiko.
‘dasar ibu’batin Conan.

THE END.

1 comment:

Antok Poerwanto said...

maunanya nih kalau shinici dan ran waktu pementasan drama itu vol brapa ya?