Thursday, 28 February 2013

Tata Cara Memanggil Nama Orang di Jepang



Moshi-moshi minna-san.. :D
Kali ini Karin-chan mau post tentang ‘Tata Cara Memanggil Nama Orang di Jepang’.

Nah, untuk kalian para OTAKU(Penggemar Negeri Sakura), pernahkan kalian bertanya-tanya pada saat nonton anime atau movie.. ‘kenapa sih si A dipanggil –san?’ atau ‘lho? Yang tadi kan panggil si B pake –kun. Kok yang lain ngga?’.

Pertanyaan kalian akan terjawab~! :)

Baiklah. Mari kita mulai lesson-nya. :D

Nama orang-orang di Jepang terdiri dari 2 kata. Yaitu nama keluarga dan nama ‘asli’. Gini nih contohnya:
«Miyazaki Karin.
Nah, ‘Miyazaki’ itu nama keluarga dan ‘Karin’ itu nama ‘asli’.
«Tachibana Ryuku.
Tachibana itu nama keluarga dan Ryuku itu nama ‘asli’.
«Edogawa Conan.
Edogawa itu nama keluarga dan Conan itu nama ‘asli’.
Mudah kan bedain nama keluarga dan nama asli? :)
Tapi, di beberapa Negara. Ada yang nama keluarga dan nama ‘asli’ dibalik lho. Misalnya Miyazaki Karin jadi Karin Miyazaki. Jadi, supaya lebih paham. Sebaiknya kalian pelajari lebih lanjut soal ‘nama keluarga’ atau ‘marga orang Jepang’. Jadi ga keliru kalau-kalau nama mereka dibalik. :)

Selanjutnya……….
Di Jepang, kalian ga boleh asal panggil nama orang. Apalagi langsung panggil nama ‘asli’ tanpa persetujuan orang yang punya nama. Wahhh.. itu bisa dikatakan sangaaat tidak sopan,lho!


1.  Pemakaian akhiran -san

Sering kan dengar ‘kakashi-san’ atau ‘haibara-san’ atau ‘ryuzaki-san’?
Nah, pemakaian akhiran –san itu dipakai untuk memanggil orang yang baru kita kenal, orang yang kita segani, orang yang lebih tua, orang yang kita kenal tapi tidak terlalu akrab dan pemakaian di lingkungan formal. Akhiran –san ini adalah akhiran yang sopan.

Contoh:
@Ginbayashi-san
@Shibata-san
@Miwa-san
@Nobi-san

Contoh penggunaan akhiran –san:
Kamu baru bertemu dengan Yamaguchi Kyoko di halte bus. Maka kamu harus memanggilnya ‘Yamaguchi-san’..
Kamu sudah bekerja di sebuah Bank selama 1 bulan. Ada partnermu yang bernama Takaguchi Doko dan Yagami Aida. Karena kamu belum begitu kenal mereka. Maka kamu harus memanggil mereka ‘Takaguchi-san’ dan ‘Yagami-san’.



2.  Pemakaian akhiran –kun

Umumnya, akhiran –kun adalah panggilan untuk laki-laki yang dikenal sudah cukup kenal(bukan akrab). Biasanya dipakai di dalam kelas. Panggilan ini bisa digunakan untuk nama keluarga dan nama ‘asli’. Tergantung tingkat kedekatan. Walaupun umumnya akhiran –kun digunakan untuk laki-laki.. terkadang beberapa orang memanggil perempuan dengan akhiran –kun. Hal ini tidak masalah. Tapi tidak umum digunakan. Contoh orang yang memanggil perempuan dengan akhiran –kun yaitu di Anime Detective Conan. Inspektur Megure memanggil Mouri Ran dengan akhiran –kun. Menjadi Ran-kun..

Contoh:
@Edogawa-kun
@Naruto-kun
@Hojo-kun

Contoh penggunaan akhiran –kun:
Kamu belajar di kelas 1-2. Teman-teman sekelasmu cukup banyak. Tapi yang kamu kenal cukup dekat yaitu Seritsu Kei. Maka, kamu memanggil Seritsu Kei dengan sebutan ‘Kei-kun’ dan yang lainnya kamu panggil dengan nama keluarga mereka dan diberi akhiran ‘-kun’ atau ‘-san’.


3.  Pemakaian akhiran –chan

Penggunaan –chan biasanya digunakan untuk perempuan yang sudah dikenal cukup dekat(kalau sesama perempuan, teman dekat juga bisa menggunakan akhiran –chan). Berbeda dengan akhiran –kun, akhiran –chan bisa digunakan untuk laki-laki ataupun perempuan yang ingin memanggil dengan akhiran –chan.

Contoh:
@Ayumi-chan
@Sakura-chan
@Kyoko-chan
@Shizuka-chan

Contoh penggunaan akhiran –chan:
Kamu(perempuan) mengenal Omuro Chiisa sejak kelas 1 SMP dan kini kalian telah menginjak kelas 3 SMA. Kalian sudah akrab. Maka, kamu memanggil Omuro Chiisa dengan sebutan ‘Chiisa-chan’.

Kamu(laki-laki) mengenal seorang adik kelas yang bernama Yamanaka Midori. Kalian jadi cukup dekat setelah acara festifal sekolah. Jadi, kamu memanggilnya ‘Midori-chan’.

4.  Memanggil dengan nama asli saja

Naaaah.. kalo Cuma panggil nama asli. Ini artinya hanya untuk orang yang sudah sangat dekat saja, bisa juga panggilan orang tua kepada anaknya, dan yang paling umum adalah kepada pacar. Keluarga juga bisa memanggil dengan nama asli saja.
Memanggil nama asli ini tidak boleh sembarangan. Kamu harus minta persetujuan dari orang itu jika kamu mau memanggil dengan nama aslinya atau si dia meminta kamu memanggil dengan nama aslinya saja.

Contoh:
@Shinichi(panggilan Ran kepada Shinichi di Detektif Conan)
@Light(panggilan ibu kepada Light di Death Note)
@Maruko(panggilan kakak kepada Maruko di Chibi Maruko chan)

Contoh penggunaan nama asli:
Kamu sudah kenal Takumo Ochiro selama bertahun-tahun. Kalian sudah lengket seperti anak kembar. Maka, kamu memanggil Ochiro dengan nama aslinya saja.

Sejak hari ini, kamu berpacaran dengan Amenee Deiji. Deiji memintamu untuk memanggilnya dengan nama aslinya saja. Maka, kamu memanggil Deiji dengan nama aslinya saja.

Original post by: Http://karinaadewi.blogspot.com

Gimana minna?? Sudah mengerti tentang memanggil nama dengan cara orang Jepang kan? :D
Mohon maaf jika ada kesalahan ya.
Sampai jumpa di posting Karin-chan selanjutnya yaa~!!!
Jika ingin co-pas. Mohon sertakan alamat blog ini.. :)

Ja ne~!!!!!!!!!!

৩ৣ×Miyazaki Karin×ৣ৩

8 comments:

Anonymous said...

yoosh,,thx ya,,nice info,,

ichi hopper said...

makasih ya sungguh bermanfaat informasinya

ichi hopper said...

makasih ya infonya
sunggih bermanfaat bagi umum
semoga blognya banyak yang ngunjung

ichi hopper said...

makasih ya infonya
sungguh bermanfaat
semoga blognya banyak yang ngunjung

Anonymous said...

WAAAAA!!!

Doumo arigatou gozaimasu yaa Miyazaki-kun ^^

ady said...

konnichiwa miyazaki-san,
berarti kalau memanggil nama orang jepang itu lebih kepada nama keluarganya ya?

yoroshiku onegaishimasu..

sankyu,
^.^

Aldan Apriansyah said...

Arigatou miyazaki -san

abror el muhammad said...

Ntpazs