Monday, 8 October 2012

Detective Conan/Meitantei Conan/Case Closed Last Episode- Detective Conan LAST CASE: THE SILVER BULLET VS BIG BOSS part 1

This is The LAST EPISODE OF DETECTIVE CONAN / MEITANTEI CONAN / CASE CLOSED!


‘DETECTIVE CONAN LAST CASE: THE SILVER BULLET VS BIG BOSS. Part 1



“Conan-kun!”panggil Ran.
“iya, Kak Ran? Ada apa?”tanya Conan yang sedang asyik menelpon professor Agasa terkejut.
“kamu sudah liburan kan?”tanya Ran. Conan mengangguk.
“kita diajak liburan besar ke pulau Izu oleh Sonoko.. bagaimana?”tanya Ran.
“aku ikut Kak Ran saja.. paman bagaimana?”jawab Conan.
“dia sedang bersiap-siap sekarang..”kata Ran sambil menunjuk Kogoro yang sedang menyiapkan koper besar.
“hee? Sekarang?”tanya Conan.
“iya! Kita kan berangkat nanti..”jawab Ran.
“nanti???”
“kenapa terkejut begitu? Cepat berkemas!”perintah Ran dengan wajah galak.
“baiikkkk…!”

¤♪♪♪-♫♫-♪♪♪¤
Di  lobby hotel, Pulau Izu

‘cih. Ran tidak bilang kalau ternyata Sonoko mengajak bu Jodie, Makoto Kyogoku(pacarnya), professor bersama anak-anak ini’batin Conan sambil memasang tampang jutek.
“Conan-kun, kamu tidak senang liburan ke pulau Izu ya?”tanya Ayumi.
“eh! Tidak. Aku senang sekali..”jawab Conan cepat.
“kenapa wajahmu terlihat seperti itu?”tanya Ayumi.
“dia kan memang begitu..”Sonoko yang menjawab.
Baru saja Conan ingin buka mulut, tiba-tiba Heiji Hattori datang. Conan semakin menggerutu. ‘apa-apaan Sonoko?’batinnya.
“maaf aku terlambat..”sapa Heiji.
“kukira kau tidak datang”kata Professor.
“eehhh?? Hanya ada 4 kamar lagii?? Bukannya kami sudah memesan banyak??”tiba-tiba terdengar protes Kogoro pada seorang resepsionis.
“maafkan saya. Tapi ada sesuatu hal sehingga kamar yang tersisa hanya 4. Tetapi berisi 4 tempat tidur. jadi…”kata Resepsionis itu.
“baik-baik! Kemarikan kuncinya!”
Saat menuju ke kamar hotel. Conan terkejut ketika melihat seseorang yang mirip dengan Subaru Okiya. Tapi, sepertinya hanya perasaannya saja. Subaru Okiya kan telah pergi ke Swiss dan ibunya sempat melihatnya saat mereka berada di Swiss.

¤♪♪♪-♫♫-♪♪♪¤

Conan terlihat cemberut di dalam kamar hotel yang mewah itu. Sementara Heiji tersenyum seperti biasa. Jahil.
“hei,Kudo. Kenapa? Kaget ya kalau aku ada disini?”ledek Heiji.
“biasa saja. Aku sudah menduga kau akan datang”jawab Conan.
“kau kecewa kan tidak bisa satu kamar dengan ‘Kak Ran’-mu~~”goda Heiji.
“tentu saja tidak!”kata Conan sambil memalingkan wajahnya yang bersemu memerah.
Heiji tertawa-tawa. Conan mendengus kesal. ‘Kenapa Sonoko bisa mengajak orang sebanyak ini? Biasanya dia hanya mengajakku, detektif cilik, paman, ran dan professor..’batin Conan. Tapi, ia mencoba untuk menenangkan dirinya dan mengingatkan dirinya untuk tidak berfikir berlebihan.
Conan melangkah ke arah jendela. Pemandangan pantai di malam hari terlihat sangat cantik. Terlihat Ran dan Sonoko sedang bermain-main di pinggir pantai. Conan memperhatikan Ran sambil tersenyum-senyum.

Pagi harinya, semuanya menikmati sarapan pagi. Semuanya terlihat ceria. Namun, Conan sedikit heran pada Sonoko. Gadis yang biasanya centil dan cerewet itu kini rasanya berubah. Sonoko terlihat anggun dan lebih pendiam.  Tiba-tiba, saat makan. Ai berbisik.
“aku ada sesuatu untukmu, Kudo-kun!”bisik Ai.
Conan mengerutkan alisnya. Ai menunjukkan mimik serius. Conan mengangguk pada Ai.
“hayo.. bisik-bisik apa kalian?”tanya Genta.
“ka.. kami mau pergi ke kedai es selesai makan.. hehe”jawab Conan.
“ehh?? Kalian tidak mau mengajak kami ya?”protes Ayumi.
“bu.. bukan begitu..”kata Conan.
“huh.. dasar anak-anak”komentar Kogoro.
Seusai makan. Semuanya berpencar. Ran , Bu Jodie , Makoto dan Sonoko bermain di pinggir pantai , Ayumi,Genta dan Mitsuhiko berkeliling pantai sambil membeli beraneka makanan,  Heiji dan Professor diving , Kogoro pergi ke pemandian umum campuran dan Ai dan Conan memutuskan untuk istirahat di kamar. Walaupun itu hanya ‘kebohongan’.
“ada apa, Haibara?”tanya Conan.
“kau tau obat penawar APTX 4869?”tanya Ai.
“ya. Memang kenapa?”tanya Conan penasaran.
“sudah selesai”kata Ai.
“hah? Apa maksudmu?”Conan semakin penasaran.
“setelah berbulan-bulan aku mengerjakan penelitian mengenai penawar APTX 4869.. kini aku mengerti, jika ekstrak arak bernama paikal dan penawar sebelumnya digabungkan..maka, khasiatnya akan semakin meningkat dan mencapai tingkat kesuksesan sebesar 99%..”tutur Ai.
“ja.. jangan-jangan…”
“ya. Penawar APTX 4869 yang sesungguhnya berhasil kubuat! Kunamakan SHA 111. Tapi, obat ini sangat keras. Kemungkinan keberhasilan permanen nya memang sudah hampir mencapai 100%, namun jika daya tahan tubuhmu tidak kuat maka tingkat kematiannya juga bisa mencapai 100%!”kata Ai tegas sambil menunjukkan sebuah kapsul yang berada di dalam sebuah kotak kaca kecil.
Mata Conan berbinar-binar.
“tidak masalah! Ayo kita minum penawar itu sekarang juga dan kita bisa kembali ke wujud semula kita! Lagipula, selama ini aku sudah beberapa kali meminum penawar sebelumnya dan aku baik-baik saja!”kata Conan.
“jangan bodoh! Jika kita meminum penawar ini disini, maka identitas ‘Ai’ dan ‘Conan’ akan segera ketahuan! Lagipula, kalau kedua anak hilang secara bersamaan dan tiba-tiba muncul dua orang dewasa dengan perilaku sama, identitas kita-pun akan segera ketahuan! Kau juga tidak bisa meremehkan obat yang satu ini! Kau sudah berulang kali meminum penawar yang komposisinya hampir sama dengan SHA 111, jadi pastinya tubuhmu sudah mulai kebal terhadap penawar APTX 4869..”kata Ai dengan tatap mata tajam.
“lalu? Apa maumu? Kau ingin tetap seperti ini?!”gertak Conan.
Ai meletakkan kotak kaca berisi SHA 111 ke telapak tangan Conan.
“hal ini sudah kupikirkan matang-matang. SHA 111 hanya kubuat 1 butir. Tapi, data obat ini sudah kusimpan. Kudo-kun, aku yang akan mengalah. Aku tidak akan meminum SHA 111. Resikonya terlalu besar. Jadi, simpan SHA 111 ini di tubuhmu. Jangan sampai hilang! Gunakanlah pada saat yang tepat. Dan jangan lupa berikan salam perpisahan untuk Ran, sehingga ia tidak curiga ketika kau muncul…”kata Ai sambil tersenyum.
“Haibara.. ah! Tunggu! Kenapa aku harus menyembunyikan dari Ran? Aku akan menceritakan padanya! Jika aku sudah kembali, maka aku akan lebih bisa melindunginya. Dia sangat bisa dipercaya. Jadi akan kuceritakan padanya..”kata Conan keras.
“dengar,Kudo-kun! Kurasa Organisasi Hitam sudah mengetahui identitas kita berdua! Dan rasanya mereka sudah mengambil tindakan. Dan kau tahu? Semalam aku mendapatkan telepon dari Big Boss! Dan dia bilang ‘bersiaplah’. Itu artinya mereka sudah merencanakan pembunuhan untuk kita!! Dan kurasa, mereka mungkin ada di sekitar sini, atau.. mungkin saja di antara KITA!”kata Ai.
“a..apa?! kenapa kau tidak bilang padaku? Apa Vermouth mengatakan identitas kita? Sial! Semuanya dalam bahaya..”gumam Conan.
Mereka berdua terdiam cukup lama. Wajah Ai memucat karena takut. Tiba-tiba setitik air mata turun dari matanya. Conan terkejut.
“Ha..Haibara..”
“aku sangat takut. Kita akan dibunuh mereka!”kata Haibara. Ia terduduk di lantai.
“kita tidak akan dibunuh! Aku berjanji. Dan aku akan melindungimu, Haibara..”kata Conan.
“terimakasih..”kata Ai. Ia segera menghapus air matanya.
Conan tersenyum kemudian ia kembali ke kamarnya.

¤♪♪♪-♫♫-♪♪♪¤

“Conan, apa kamu dari tadi hanya di dalam kamar?”tanya Ran membuyarkan lamunan Conan.
“i.. iya Kak Ran”jawab Conan.
“ya ampun.. ayo ikut ke pantai. Cuaca sangat cerah. Ayo kita bermain air!”ajak Ran.
Conan hanya menurut. Lagipula, ia merasa butuh refreshing. Pikiran-pikiran dikepalanya butuh didinginkan. Sonoko sedang menikmati es krim bersama Makoto sementara Bu Jodie sedang berjemur.
“ayo kesini,Conan-kun!”ajak Ran sambil menyiram air ke Conan sambil tertawa-tawa.
Ran dan Conan bermain air sambil tertawa-tawa. Bu Jodie bergabung. Namun, baru sebentar bermain, ia mengeluh ­­lelah dan ingin kembali ke hotel.
Tiba-tiba, terdengar suara tembakan. Semua orang segera berlari menuju arah suara. Ran berteriak ketika ternyata Bu Jodie yang tertembak di bagian perutnya. Conan melihat sekeliling, tak ada yang mencurigakan. Kemudian Conan melihat keadaan Bu Jodie lebih dekat. Ia terkejut ketika mengetahui Bu Jodie ditembak dengan Riffle. Jangan-jangan…

The Silver Bullet VS Big Boss Part 2 will come soon!!
Apa Organiasi Hitam benar-benar telah mengetahui identitas Shinichi dan Ai?
Apakah pembantaian mereke sudah dimulai?
Dan apa yang akan terjadi pada Conan??

6 comments:

Nobita Nobi said...

Next Conan's Hint : 宮野明美

ジョディ「お前たち、組織の正体を暴いておしまい!」
コナン&赤井「アラホラサッサー!」

Shizuka Minamoto said...

Next Conan's Hint : 赤みがかった茶髪

コナン「次回はアニメ7の最終回」
蘭「最後の月曜夜7時、絶対見てね」

Tamako Nobi said...

Jangan mendustai hati, bila engkau ... memang suka ...
Jangan kau menganggap cinta, mudah datang ... mudah pergi ...
Koen syumantiasa tidak pernah nyanyi lagu itu

Shunny Sunny said...

is it real thing? i mean original from aoyama gosho... :)

Anonymous said...

maaf mau tanya
episode ini kalo di anime episode berapa ya???

Anonymous said...

Ini fanfic ya, aku suka. Maaf telat bgt, aku baru nemu soalnya